Menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat dan menggunakan bahasa yang efektif


Standar Kompetensi 
Mengungkapkan informasi dalam bentuk laporan, surat dinas, dan petunjuk.

Kompetensi Dasar
Menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat dan menggunakan bahasa yang efektif.

Indikator

  1. Mampu mendata urutan melakukan sesuatu berdasarkan teks petunjuk yang ditayangkan
  2. Mampu menyimpulkan ciri-ciri bahasa petunjuk berdasarkan teks 
  3. Mampu menulis petunjuk dengan bahasa yang efektif
  4. Menyunting bahasa petunjuk

Tujuan Pembelajaran

  1. Setelah proses belajar mengajar sekesai, siswa dapat:
  2. Menentukan data urutan bahasa petunjuk.
  3. Menulis petunjuk dengan bahasa efektif.
  4. Menyimpulkan ciri-ciri bahasa petunjuk.
  5. Menyunting bahasa petunjuk.

Materi Pokok
Penulisan bahasa petunjuk

Materi 
Menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat dan 
menggunakan bahasa yang efektif. 

Petunjuk  diartikan  sebagai  ketentuan  yang  memberi  arah  atau  bimbingan  untuk menggunakan atau melakukan sesuatu. Petunjuk yang baik mengungkapkan alur kegiatan yang tersusun rapi, sistematis, urutannya tepat, serta menggunakan  bahasa yang lugas,mudah dipahami,dan efektif. 

Ketika menulis petunjuk, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. 

1)  Tentukan petunjuk yang dibuat untuk melakukan apa? 
2)  Tentukan sasarannya siap (anak-anak, remaja, atau dewasa). 
3)  Tuliskan urutan tahapan yang harus dilakukan secara jelas dan logis. 
4)  Gunakan bahasa yang jelas, efektif, dan mudah dipahami. 

Apakah  kalian  pernah  membuat  suatu  mainan,  kerajinan,  atau  melakukan  kegiatan yang agak rumit? Pernahkah kalian mencoba menuliskan proses tersebut? Untuk menuliskannya,kalian harus memberikan petunjuk pelaksanaan denganurutan yang tepat dari awal hingga akhir proses.Di samping itu, kalian sebaiknya penggunakan kalimat yang efektif dan lugas sehingga mudah dimengerti orang lain. 

Petunjuk I
Ayo, Ikutan Audisi!

Kamu tertarik untuk mengikuti audisi Duta Pariwisata dan Kebudayaan Nasional? Siapa saja bisa mengikuti audisi ini,tapiharus menjadi wakilsekolah dulu. Jenjang untuk menjadi Duta Pariwisata dan Kebudayan Nasional memang panjang.Buat kamu yang punya semangat berkompetisi,ini tahapan-tahapan yang harus kamu lalui.

1. Seleksi tingkat sekolah 
Sekolah diberikan kesempatan melakukan proses seleksi mengenai wawasan kepariwisataan dan wawasan kebudayaan. Dari hasil seleksi, sekolah mengirimkan  siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi ke tingkat kabupaten/ kota. Dalam proses seleksi tahap ini, pihak-pihak yang terlibat antara lain kepala sekolah,  guru Sosiologi, guru Pendidikan Kewarganegaraan, guru Bahasa Indonesia, BP3, dan masyarakat (sponsor). 

2. Seleksi tingkat kabupaten/kota 
Pada tahap ini, lima siswa terbaik dari seleksi tiap sekolah dikirim untuk diseleksi lagi melalui tes. Adapun  pihakpihak  yang  terlibat  dalam  tahap  ini  adalah  Musyawarah  Guru Mata Pelajaran (MGMP) setempat, perguruan tinggi yang berkaitan dengan kepariwisataan dan kebudayaan, Dinas Kabupaten/Kota, Dikmenum, dan masyarkat (sponsor). 

3. Seleksi tingkat provinsi 
Siswa yang diseleksi pada tahap ini hanya berjumlahdua orang dari setiap kabupaten/kota. Pihak  yang  terlibat  dalam  proses  seleksi  ini  adalah semua  yang  terlibat  di  seleksi tingkat kabupaten/kota, kecuali Dinas kabupaten/Kota dan MGMP. Pada tahap ini, turut bergabung juga Dinas Provinsi. 

4. Seleksi nasional 
Pada tahap ini, keterlibatan para peserta sangat diperlukan. Tugasnya untuk  lebih  detail menyeleksi  para  peserta. Pembina  dalam  tahap  ini  hanya  dibantu  oleh  pihak perguruan tinggi  dan  Dikmenum.  Dalam  tahap  ini,  diambil  satu  orang  peserta  audisi  yang terbaik. 
Karya: Rama

Wacana  di  atas  merupakan  petunjuk  yang  menjelaskan  langkah-langkah  atau  tahapan untuk  dapat  menjadi  peserta  Audisi  Duta  Pariwisata  dan  kebudayaan  Nasional.  Dalam petunjuk  tersebut  dijelaskan  secara  detail  berkaitan  dengan  prosedur  atau  tahapan yang harus  ditempuh  untuk  dapat  menjadi  peserta  Audisi  Duta  Pariwisata  dan Kebudayaan Nasional. 

Petunjuk II
Aturan Pemakaian 
Dewasa: 3x sehari 1 tablet. 
Anak-Anak: 3x sehari ½ tablet. 
Atau menurut petunjuk dokter. 

Peringatan dan Perhatian 

  • Tidak dianjurkan untuk anak di bawah umur 2 tahun.
  • Obat ini sebaiknya diberikan sesudah makan. 
  • Hati-hati pemberian pada penderita hipoksemia. 
  • Jangan melampaui batas dosis yang dianjurkan. 
  • Apabila gejala-gejala asma masih tetap atau bertambah buruk, segera hubungi dokter. 
  • Hati-hati pemberian pada wanita hamil.

Efek samping 

  • Sakit kepala, pusing, mual, muntah, diare, jantung berdebar, dan sukar tidur. 
  • Kelebihan dosis pada anak-anak dapat mengakibatkanhematemesis, simulasi susunan saraf pusat, diuresis, dan demam. 

Kontraindikasi 

  • Penderita hipertensitif terhadap teofilina dan efedrina. 
  • Penderita hipertensi, penyakit jantung,kencing manis, tukak lambung, dan hipertiroid. 
  • Jangan diberikan 12 jam setelah pemberian rectal preparat lain yang mengandung teofilina atau aminofilina. 

(Sumber: Kemasan obat neo napacin) 

Berdasarkan petunjuk II, dapat disimpulkan beberapapenjelasan sebagai berikut. 

  1. Penggunaan obat harus memerhatikan petunjuk penggunaan. 
  2. Terdapat peringatan dalam pemakaian obat sebagaimana telah dituliskan. 
  3. Pengguna obat tersebut dapat merasakan salah satu efek samping seperti yang tertulis. 
  4. Beberapa  orang  yang  mengalami  gangguan  penyakit  seperti  yang  tertulis  pada kontraindikasi, sebaiknya tidak mengonsumsi obat tersebut. 

Menulis petunjuk melakukan sesuatu harus secara jelas. Hal ini bertujuan  agar  pembaca petunjuk  tidak  mengalami  kesalahan  saat  melakukan  sesuatu  yang  diinginkan  sesuai dengan petunjuk.Dalam menulis petunjuk, kalian perlu memerhatikan hal-hal berikut. 

  1. Tuliskan  petunjuk  melakukan  sesuatu  secara  urut  sesuai  urutan  yang  harus dilakukan,apabila perlu dengan penomoran. 
  2. Tuliskan petunjuk secara rinci dan detail. 
  3. Cantumkan  keterangan  secara  lengkap  dan  jelas  berkaitan  dengan  hal  yang akan dilakukan. 
  4. Cantumkan  hal-hal  yang  harus  dihindari  apabila  hal  yang  akan  dilakukan  berkaitan dengan  sesuatu   yang  dapat  menimbulkan  dampak  negatif,  misal  dalam  pembuatan barang yang menggunakan zat kimia dan sebagainya. 
  5. Gunakan bahasa yang singkat, jelas, dan komunikatif. 
  6. Jika perlu sertakan ilustrasi pendukung seperti gambar dan sebagainya. 

Contoh lain petunjukadalah sebagai berikut. 
Membuat minuman ”Orange Squash” 
Bahan-bahan: 
• 15 ml 
• 120 ml orange juice 
• Soda 

Cara membuat: 
Tuangkan simple sirup ke dalam gelas. Lalu tambahkan orange juice dan soda. Minuman 
siap dihidangkan. 

B. Latihan 
1. Susunlah secara benar sebuah petunjuk melakukan sesuatu berdasarkan daftar kalimat yang disusun secara acak berikut ini. 

  • Tuangkan bumbu, minyak bumbu, dan bubuk cabe  ke dalam mangkok, sementara mi 
  • dimasak. 
  • Mi siap disajikan. 
  • Aduk secara perlahan selama tiga menit sampai mi terlihata matang. 
  • Tuangkan mi beserta kuahnya ke dalam mangkukyang sudah berisi bumbu. 
  • Rebus mi dalam air mendidih 400 cc (2 gelas). 

2. Sebutkan ciri-ciri bahasa yang digunakan dalam petunjuk! 
3. Buatlah sebuah petunjuk membuat barang dengan menggunakan barang bekas! 
4. Suntinglah pekerjaan temanmu dengan saling menukarkan hasil pekerjaan, kemudian perbaikilah pekerjaan Anda yang telah disuntingitu! 

Materi lengkapnya unduh di sini

Slidenya unduh di sini

Evaluasinya unduh di sini


0 Response to "Menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat dan menggunakan bahasa yang efektif"